Faedah dalam Aqidah

Mubahalah dengan Tokoh Ahmadiyah

Seorang ahli hadits India, Syaikh Tsana’ulloh Al Amritsari (wafat. 1367 H) pernah menantang Mirza Ghulam Ahmad Al-Qodiyani pada tahun 1326H bahwa barangsiapa diantara keduanya yang berdusta dan berada di atas kebatilan, maka dia akan lebih dulu mati dan terkena penyakit kolera. Akhirnya, selang beberapa waktu yang tidak lama, Mirza terkena penyakit kolera kemudian meninggal dunia, sedangkan Syaikh  Tsana’ulloh, beliau tetap hidup dan meninggal 40 tahun kemudian. (Nuzhatul Khowatir wa Bahjatul Masami’ wa Nawadhir, Abdul Hayyi Al-Hasani 8/95).

Dalam kitab “Al-Qodiyaniyah” halaman 158 karya Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir dikatakan,”Koran-koran India saat itu memberitakan bahwa Ghulam Ahmad Al-Qodiyani terkena kolera, dia mengeluarkan kotoran najis dari mulutnya sebelum mati, dan dia mati dalam keadaan duduk di kamar mandi untuk buang air besar!!” (Dinukil dari Ar-Riyadh Nadiyyal, Syaikh Ali Hasan Al-Halabi hal. 41-42).

Dikutip dari Majalah Al-Furqon.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: